Lantama Wisata - Penyelenggara Umrah & Haji Khusus

Tips Menghadapi Cuaca Panas di Tanah Suci saat Haji dan Umroh

Tanah Suci memiliki iklim gurun dengan suhu yang bisa mencapai 40–50°C di musim panas. Bagi jamaah dari Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis, kondisi ini bisa menjadi tantangan besar. Namun, dengan persiapan dan strategi yang tepat, ibadah tetap bisa dijalankan dengan nyaman.

1. Gunakan Pakaian yang Tepat
Pilih pakaian longgar, menyerap keringat, dan berwarna terang. Untuk pria, kain ihram sudah sesuai dengan kondisi panas, sedangkan wanita sebaiknya menggunakan jilbab dan pakaian yang ringan namun tetap syar’i.

2. Lindungi Diri dari Sinar Matahari
Gunakan payung lipat, topi, atau kacamata hitam saat berada di luar ruangan. Jangan lupa gunakan pelembap kulit dan lip balm agar tidak kering.

3. Perbanyak Minum Air
Dehidrasi adalah risiko utama. Selalu bawa botol minum kecil. Air zamzam dan air mineral tersedia di banyak tempat, manfaatkan untuk menjaga cairan tubuh.

4. Kurangi Aktivitas di Luar saat Terik
Hindari terlalu lama berada di luar ruangan antara pukul 11.00–15.00. Jika memungkinkan, atur jadwal ibadah tambahan di masjid pada waktu tersebut.

5. Jaga Kondisi Tubuh
Perbanyak konsumsi buah segar, vitamin, dan cukup istirahat. Tubuh yang sehat lebih tahan menghadapi suhu ekstrem.

Kesimpulan
Cuaca panas di Tanah Suci memang menantang, tetapi dengan persiapan yang matang, jamaah tetap bisa beribadah dengan khusyuk. Kuncinya adalah menjaga hidrasi, melindungi diri dari panas, dan mengatur aktivitas dengan bijak.

Facebook
X
Pinterest
WhatsApp
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *