Umroh adalah perjalanan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Walaupun durasi ibadah lebih singkat dibanding haji, jamaah tetap harus menyiapkan diri agar ibadah berjalan lancar.
1. Persiapan Fisik
-
Latihan Jalan Kaki: Jamaah akan banyak berjalan kaki di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, sehingga membiasakan diri berjalan sejak jauh hari sangat penting.
-
Cek Kesehatan: Konsultasikan kondisi kesehatan ke dokter, lakukan vaksinasi yang diwajibkan, dan siapkan obat pribadi.
-
Pola Hidup Sehat: Perbaiki pola makan, perbanyak konsumsi buah, sayur, serta olahraga ringan untuk menjaga stamina.
2. Persiapan Mental
-
Niat yang Ikhlas: Pastikan niat utama adalah ibadah, bukan sekadar jalan-jalan atau belanja.
-
Kesabaran dan Disiplin: Saat di Tanah Suci, jamaah akan menghadapi keramaian, antrean, dan cuaca panas. Mental yang sabar dan disiplin sangat dibutuhkan.
-
Menguatkan Ilmu Manasik: Pelajari kembali tata cara ibadah, doa-doa, dan larangan ihram agar tidak bingung saat pelaksanaan.
3. Persiapan Spiritual
-
Perbanyak Dzikir dan Doa: Latih diri untuk membiasakan hati dekat dengan Allah.
-
Memperbaiki Ibadah Harian: Sholat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan menjaga akhlak menjadi latihan penting sebelum berangkat.
Dengan persiapan fisik dan mental yang matang, jamaah akan lebih siap menjalankan ibadah umroh dengan tenang, khusyuk, dan penuh kekhusyukan.