Lantama Wisata - Penyelenggara Umrah & Haji Khusus

Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh yang Perlu Anda Ketahui

Bagi umat Islam, ibadah haji dan umroh adalah dua bentuk perjalanan spiritual yang sangat istimewa. Meski sama-sama dilaksanakan di Tanah Suci Makkah, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam hukum, waktu, serta tata cara pelaksanaannya. Mengetahui perbedaan ini penting agar jamaah dapat memahami kewajiban maupun keutamaannya dengan baik.

1. Dari Segi Hukum
Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan sekali seumur hidup bagi setiap muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan mental. Umroh hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan), meskipun sebagian ulama menganggapnya wajib sekali seumur hidup.

2. Dari Segi Waktu
Haji hanya bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah, tepatnya tanggal 8–13 Dzulhijjah, dengan puncak kegiatan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah. Sementara itu, umroh dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun, sehingga sering disebut sebagai “haji kecil.”

3. Dari Segi Rukun Ibadah
Rukun haji lebih panjang, meliputi ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, tahallul, dan tertib. Umroh memiliki rukun lebih singkat: ihram, tawaf, sa’i, dan tahallul.

4. Dari Segi Durasi
Pelaksanaan haji membutuhkan waktu lebih lama, umumnya 30–40 hari, tergantung paket dan fasilitas. Sedangkan umroh biasanya hanya memerlukan waktu 9–12 hari.

5. Dari Segi Biaya
Karena durasi lebih panjang dan dilakukan pada waktu tertentu, biaya haji relatif lebih besar dibandingkan umroh.

Kesimpulannya, haji adalah kewajiban utama bagi yang mampu, sedangkan umroh menjadi pelengkap ibadah yang bisa dilakukan kapan saja. Keduanya sama-sama memberikan pengalaman spiritual yang luar biasa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Facebook
X
Pinterest
WhatsApp
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *