Lantama Wisata - Penyelenggara Umrah & Haji Khusus

Manasik

  • Pengertian Umroh

    Secara bahasa, Umrah adalah ziyarah (berkunjung). Adapun secara syar’i, definisi Umrah adalah:

    Beribadah kepada Allah dengan melakukan thawaf mengelilingi Ka’bah, dan melakukan sa’i antara bukit Shafa dan Marwa, serta menggundul atau memendekkan (rambut kepala)” (Syarhul Mumti’: ⅞)

  • Hukum Umroh

    SUNNAH MUAKKAD

    Ulama Malikiyah, kebanyakan ulama Hanafiyah berpendapat bahwa ‘umroh itu sunnah muakkad, yaitu ‘umroh sekali seumur hidup.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai ‘umroh, wajib ataukah sunnah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidak. Jika engkau berumroh maka itu afdhol.” (HR. Tirmidzi no. 931, sanad hadits ini dho’if sebagaimana kata Syaikh Al Albani)

    WAJIB (Pendapat paling kuat)

    Pendapat yang paling kuat dari Imam Syafi’i, juga menjadi pendapat ulama Hambali, ‘umroh itu wajib sekali seumur hidup.

    “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196). Maksud ayat ini adalah sempurnakanlah kedua ibadah tersebut. Dalil ini menggunakan kata perintah, hal itu menunjukkan akan wajibnya haji dan umroh.

  • Keutamaan Umroh

    Pelebur Dosa Antara Keduanya

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

    Antara satu umrah dengan umrah berikutnya terdapat penghapusan dosa-dosa di antara keduanya. Haji yang mabrur, tidak ada pahala bagi pelakunya, melainkan surga” (HR. Bukhari dan Muslim)

     

    Menghilangkan Kefakiran Dan Dosa

    Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
    Iringilah haji dengan umrah, karena keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Tidak ada pahala bagi haji yang mabrur, kecuali surga.” (HR. An-Nasa’i, dinilai shahih oleh Syekh Al Albani)

     

    Umroh Dan Haji Jihadnya Kaum Wanita

    Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:
    Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Iya. Dia
    wajib berjihad tanpa melakukan perang, yaitu dengan haji dan umrah.” (HR. Ibnu Majah)

     

    Orang yang umrah menjadi tamu Allah dan doanya mustajab

    Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji, serta berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, maka mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah, pasti Allah akan
    mengabulkan permintaan mereka.” (HR. Ibnu Majah)

  • Haji & Umroh adalah Panggilah Allah

    Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki,
    dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al Hajj ayat 27)

    riwayat Ibnu ‘Abbas dari Jubair yang menerangkan bahwa ketika Nabi Ibrahim a.s. selesai membangun Ka’bah, Allah memerintahkan kepadanya: “Serulah manusia untuk mengerjakan ibadah haji.

    Nabi Ibrahim kemudian menjawab: “Wahai Tuhan, apakah suaraku akan sampai kepada mereka?” Allah berkata, “Serulah mereka, Aku akan menyampaikannya.” Maka Ibrahim naik ke atas Bukit Abu Qubais, lalu mengucapkan dengan suara yang keras, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah benar-benar telah memerintahkan kepadamu sekalian untuk mengunjungi rumah ini, supaya Dia memberikan kepadamu surga dan melindungi kamu dari azab neraka, karena itu tunaikanlah olehmu ibadah haji itu.”

  • Rukun Umroh

    Rukun adalah Suatu amalan yang harus dikerjakan pada suatu ibadah dan tidak dapat diganti dengan yang lain. Jika
    ditinggalkan maka batal ibadahnya.

    1. Ihram
    2. Thowaf
    3. Sa’i
    4. Tahallul
    5. Tertib
  • Wajib Umroh

    Wajib adalah Suatu amalan yang harus dikerjakan pada suatu ibadah dan bila ditinggalkan ibadahnya tetap sah namun
    membayar denda (dalam umroh “Dam”)

    1. Niat Umrah Di Miqat
    2. Meninggalkan Larangan Ihram
  • Pengertian Ihrom

    Kata ihram diambil dari bahasa arab, dari kata “Al-haram” yang bermakna terlarang atau tercegah. Dinamakan ihram karena seseorang yang masuk kepada kehormatan ibadah haji dengan niatnya, dia dilarang berkata dan beramal dengan hal-hal tertentu, seperti jima’, menikah, berucap ucapan kotor, dan lain-sebagainya. Dari sini dapat diambil satu definisi syar’i bahwa ihram adalah salah satu niat dari dua nusuk (yaitu haji dan umrah) atau kedua-duanya secara bersamaan.

  • Praktik Pemakaian Ihrom

  • Kesalahan dalam Memakai Kain Ihrom untuk Laki-laki

Berita & Kegiatan Lantama Wisata

Testimoni Jamaah Umroh & Haji Khusus

Galeri Foto Kegiatan Umroh dan Haji Lantama Wisata